Home News PIB Bangun Jaringan Tiga Daerah

PIB Bangun Jaringan Tiga Daerah

473
0
SHARE

Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro menjalankan fungsi networking usaha perikanan air tawar di tiga kabupaten di Jawa Timur. Tiga kabupaten itu adalah Bojonegoro, Lamongan dan Tulungagung. Masing-masing daerah memiliki potensi kelebihan yang dapat disinergikan sehingga menjadi sebuah kekuatan usaha dibidang perikanan air tawar.
Titik terang kerja sama jaringan ini setelah dilakukan kunjungan yang melibatkan tiga daerah. Setelah sebelumnya, tim PIB Bojonegoro berkunjung ke Lamongan sekaligus memberikan pelatihan produksi pakan ikan alternatif, selanjutnya giliran sejumlah steak holder dari Kabupaten Lamongan, yang difasilitasi oleh PIB Bojonegoro, yang berkunjung ke kelompok Mina Lestari dan Mina Makmur desa Bendil Jati wetan Kabupaten Tulungagung.
Selama kunjungan ke Tulungagung, rombongan diajak melihat budidaya ikan nila dan ikan gurami dengan menggunakan kolam terpal. Tidak hanya itu, rombongan juga diajak melihat budidaya ikan koi dengan menggunakan kolam beton permanen. Sutrisno, kepala desa Mungli Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan mengatakan, kunjungan ini telah memberikan inspirasi pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya ikan dengan menggunakan kolam terpal. Selama ini, menurut Sutrisno, budidaya ikan yang dilakukan oleh warganya lebih banyak menggunakan tambak sawah. Sedangkan pekarangan rumah masih belum banyak dimanfaatkan.
Menurut Sutrisno, banyak manfaat yang bisa diperoleh jika kerja sama antar tiga lembaga di tiga daerah ini dapat dikembangkan. “warga saya di Lamongan rencananya akan kami berangkatkan ke Tulungagung untuk belajar budidaya ikan nila dan gurami agar jenis ikan yang dibudidaya lebih variatif. Kalau ikan lele bisa ke Bojonegoro binaan PIB, termasuk produksi pakan ikan alternatif yang murah dan berkualitas. Demikian juga sebaliknya dengan Tulungagung,” jelas Sutrisno.
Sementara itu, Suyati Manager Jaringan Usaha PIB Bojonegoro mengatakan, kerja sama usaha dengan melibatkan banyak pihak akan membuat pelaku pembudidaya ikan air tawar semakin lebih berdaya dan memiliki posisi tawar. Kerja sama itu tidak hanya sekedar peningkatan kapasitas dalam bentuk pelatihan, tetapi juga didorong menjadi kerja sama pemasaran dan supply chain. “bisa saja kami melalui asosiasi perikanan air tawar Mitra Banyu Urip yang akan membantu mensuplay pakan ikan berkualitas dengan harga murah ke temen temen kelompok pembudidaya di tiga kabupaten, sementara kebutuhan bibit anggota kami bisa disuplay dari Tulungagung atau Lamongan. Apalagi, sebelumnya kami sudah bermitra dengan Mina Lestari Tulungagung. Saya kira ini skema jaringan usaha yang menarik untuk diwujudkan,” pungkas Suyati.

SHARE

LEAVE A REPLY